Pep Guardiola: Saya Mencintai Manchester City!

Berita Sepakbola: Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menceritakan pengalamannya selama berkarier sebagai pelatih kepala bagi skuad The Cityzens. Guardiola mengaku sangat mencintai klub dan bahagia bisa bekerja sama dengan semua pihak yang berada di Etihad Stadium.

Guardiola didatangkan oleh Manchester City pada musim panas tahun 2016 yang lalu. Meski di musim pertamanya, namun di dua musim selanjutnya sang manajer mampu membantu The Cityzens merajai sepakbola Inggris dengan menjadi juara Premier League selama dua musim secara beruntun. Sementara di musim ini, Guardiola baru mempersembahkan gelar juara Piala Liga dan masih berpotensi untuk menambah trofi dengan menjadi yang terbaik di Piala FA dan Liga Champions. Untuk trofi Liga Primer musim ini sendiri telah jatuh ke tangan Liverpool.

Belakangan, Guardiola menceritakan kembali terkait perjalanan kariernya bersama Manchester City. Sang manajer mengaku sangat mencintai The Cityzens dan bahagia bisa bekerja sama dengan semua orang yang terlibat di dalamnya.

“Saya mencintai klub ini. Saya mencintai klub ini karena telah mengenal orang-orang yang bekerja di sini dalam waktu yang lama,” ujar Guardiola dilansir dari laman resmi Man City.

“Kami memiliki sejarah dan saya menyukainya. Saya juga menikmati bekerja sama dengan orang-orang di sini.”

Pada kesempatan yang sama, Guardiola juga mengomentari terkait lolosnya Man City dari sanksi berat UEFA. Guardiola menilai City tak harus meminta maaf kepada siapa pun karena mereka memang tak bersalah dan layak untuk tampil di Liga Champions.

“Ketika kami melakukan sesuatu yang salah, saya adalah orang pertama yang mengatakan kami harus meminta maaf atau menerima hukuman, tetapi bukan itu masalahnya,” ujarnya melanjutkan.

“[Dalam kasus ini] Saya idak ingin meminta maaf untuk apa pun. Manchester City tidak perlu meminta maaf. Tiga orang hakim independen telah memutuskan bahwa apa yang telah kami lakukan selama ini sudah benar. Itu sudah jelas. Jadi tentu saja saya akan membela klub.”

“Dan saya orang yang sangat kritis terhadap klub. Jika saya tidak suka mengenai sesuatu, maka saya akan mengatakannya secara internal. Saya sendiri yang akan mengatakannya kepada CEO.”

“Dan tentu saja CEO kami tidak suka saat kami finis 23 atau 21 poin di belakang Liverpool, namun kami akan membahasnya secara internal.”

“Jadi, untuk musim depan kami akan melakukan pekerjaan lebih baik lagi dan kembali bersaing di atas lapangan tentu saja,” pungkasnya.

Artikel Tag: Pep Guardiola, Manchester City, Premier League

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.