Meski Lolos dari Sanksi UEFA, Guardiola Yakin Man City Masih Jadi Sasaran Haters

Berita Sepakbola: Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengakui bahwa timnya akan tetap menjadi sasaran mepuk para haters kendati sudah lolos dari sanksi UEFA. Selama ini, The Cityzens kerap dikritik sebagai tim kaya raya yang gemar membeli pemain top demi mendongkrak prestasi.

Bukan rahasia lagi sejak diakuisisi oleh Abu Dhabi United Group pada 2008 yang lalu, Manchester City langsung menjelma menjadi klub kaya raya baru di Premier League. Dengan gelontoran dana dari sang pemilik klub, Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan, The Cityzens berhasil mendatang sederet bintang top dunia dan mampu mendongkrak performa klub secara instan.

Namun di sisi lain, kebiasaan Man City yang kerap menghabiskan dana ratusan juta poundsterling untuk belanja pemain justru menuai kritik karena dianggap telah membeli kesuksesan dengan cara instan. Bahkan tak sedikit yang mulai menggoyang City dengan isu pelanggaran aturan Financial Fair Play [FFP].

Puncaknya terjadi pada Februari lalu setelah UEFA secara resmi menjatuhkan sanksi berupa larangan tampil di Liga Champions selama dua musim ditambah denda 30 juta euro karena Man City dianggap terbukti telah melakukan pelanggaran terhadap FFP selama periode 2012 hingga 2016. Namun City berhasil lolos dari sanksi tersebut setelah CAS pada 13 Juli lalu mengabulkan permohonan banding mereka.

Lolosnya Man City dari sanksi UEFA diyakini Guardiola tak akan menghentikan para haters untuk kembali menghujat mereka. Namun sang manajer mengaku tak peduli karena mengklaim klubnya telah melakukan pekerjaan yang benar dan sesuai dengan aturan.

“Akan bagus [jika semua kritik berhenti], tapi saya rasa itu tidak akan terjadi,” ujar Guardiola dilansir dari laman resmi Manchester City.

“Apa yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir – berapa banyak orang yang datang ke klub dan membisikkan kepada kami – saya ingin menyelesaikannya.”

“Saya hanya ingin mengatakan kepada orang-orang semacam itu untuk langsung menatap mata kami dan mengatakan ayo kita pergi ke lapangan dan bermain sebagai kompetitor. Jika Anda berhasil mengalahkan kami, maka kami akan menjabat tangan dan memberikan ucapan selamat.’

“Kemarin merupakan hari yang hebat bagi dunia sepakbola karena kami telah menunjukkan bahwa kami telah mematuhi aturan yang sama dengan semua klub elit.”

“Kami bisa kembali ke Liga Champions musim depan karena apa yang kami lakukan selama ini sudah benar dan pantas,” pungkasnya.

Artikel Tag: Pep Guardiola, Manchester City, UEFA, CAS

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.