Menurut Gilles Simon, Novak Djokovic Jadi Korban Permainan Media

Berita Tenis: Petenis veteran Perancis, Gilles Simon melontarkan serangan tidak terduga terhadap Roger Federer dengan menyatakan bahwa ada permainan media yang mendiskreditkan Novak Djokovic demi menjaga citranya di dunia tenis.

Terlepas dari musim-musim gemilang yang telah ia lalui dan lebih dari dua musim sejak memenangkan gelar Grand Slam terakhir, Federer masih menjadi sosok besar di dunia tenis.

Namun, petenis yang telah mendominasi dunia tenis putra dalam beberapa musim terakhir adalah Djokovic yang memenangkan lima dari tujuh Grand Slam terakhir. Tetapi, Djokovic belum menerima popularitas sebesar popularitas yang dinikmati Federer.

Simon menyatakan bahwa hal tersebut dikarenakan adanya agenda media yang membuat Federer berada di posisi puncak, hal tersebut termasuk usaha dalam menyangkal pujaan dan rasa hormat yang yang layak Djokovic terima.

“Beberapa pihak merasa bahwa jika ia mematahkan rekor Roger, hal itu akan mengganggu semua orang,” ungkap Simon kepada media Perancis tentang Djokovic.

“Hal itu bisa dilihat di antara para penonton, di lapangan, di final Australian Open. Kemarahan yang ditujukan kepada Novak adalah kesalahan besar. Banyak pihak tidak mempertimbangkan dirinya sepenting Roger atau Rafa.”

Simon juga percaya bahwa Federer tidak menggunakan pengaruhnya untuk berjuang demi hadiah uang yang lebih bagi petenis dengan peringkat lebih rendah, tetapi menggunakannya untuk kepentingannya sendiri.

“Roger bisa menggunakan pengaruhnya ketika ada diskusi tentang hadiah uang Grand Slam beberapa waktu lalu. Saya merasa ketika kita kehilangan arah, hal itu tidak terlalu penting bagi Federer untuk mewakili para petenis. Tetapi, jika ada suara yang berwibawa, itu suaranya sendiri,” tukas Simon.

“Saat ini, suara yang paling berwibawa seharusnya Novak, yang memegang peran sebagai presiden dewan petenis. Saya menyukai Roger. Saya menyukai Rafa. Tetapi sejauh yang kita simpulkan dari Federer, kita hanya membicarakan tentang kekuatannya, dan hanya kekurangan Novak.”

“Hal itu karena permainan media. Saya percaya Novak berusaha untuk menangani masalah rumit demi kepentingan umum para petenis. Dan saya merasa menyesal atas kejadian Adria Tour, karena melakukan kesalahan yang serius, sehingga semua kerja kerasnya seakan hilang. Saat ini mudah bagi mereka untuk mengatakan, ‘Tolong, jangan dengarkan Novak lagi!’.”

Artikel Tag: Tenis, Gilles Simon, Novak Djokovic, Roger Federer

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.