Matthias Ginter: Lukaku Bukan Tipe Pemain Yang Bisa Dikunci

Berita Liga Champions: Bek Borussia Monchengladbach, Matthias Ginter menegaskan jika dirinya sudah berusaha membatasi pergerakan Romelu Lukaku. Sulit menjaga striker seperti Lukaku.

Bek Borussia Monchengladbach, Matthias Ginter merasa hasil imbang 2-2 saat melawan Inter Milan telah membuat frustasi. Bek 26 tahun itu pun menegaskan jika mereka sudah berusaha membatasi pergerakan Romelu Lukaku, meski pada akhirnya dia masih tetap bisa mencetak dua gol.

“Saya tidak puas dengan hasil imbang 2-2 seperti yang saya lakukan sebelum pertandingan,” ujar Ginter kepada UEFA.com.

“Ketika Anda memimpin seperti itu, hanya beberapa sesaat sebelum akhir pertandingan, terutama di laga tandang, akan terasa sangat mengecewakan kebobolan di menit ke-90 dari bola mati yang sebenarnya bisa dihindari,”

Ginter kemudian membahas Romelu Lukaku yang jadi faktor penentu pertandingan. Menurutnya, barisan belakang Monchengladbach sudah berusaha keras untuk menutup pergerakannya, namun pemain asal Belgia tersebut bukan tipe pemain yang mudah dijaga.

“Saya tidak berpikir Anda bisa mengunci pemain seperti Lukaku sepenuhnya selama permainan. Dia punya tiga peluang dan berhasil mencetak dua gol, keduanya dari jarak dekat. Padahal selama pertandingan, kami tidak memberikan banyak ruang kepadanya.” pungkasnya.

Lukaku memang jadi momok bagi lini belakang Monchengladbach yang diisi oleh para pemain muda. Pemain 27 tahun tersebut bahkan sempat membawa Inter Milan unggul lewat golnya di awal babak kedua.

Setelah itu Monchengladbach bangkit dengan menceploskan dua gol lewat penalti Ramy Bensebaini dan Jonas Hofmann. Di akhir pertandingan, Lukaku kembali merobek gawang Monchengladbach, sekaligus memaksa hasil pertandingan imbang 2-2.

Artikel Tag: matthias ginter, Inter Milan, Borussia Monchengladbach