10 Kelebihan dan Kekurangan Smartphone Realme C17

Sebelumnya kami telah membuat sedikit ulasan mengenai ponsel Realme C15 yang memasuki segmen ponsel murah. Sekarang, giliran kelebihan dan kekurangan Realme C17 yang dibahas, terutama karena banyak sekali peningkatan yang membuat seri lanjutan ini berbeda ketimbang generasi pendahulunya.

Segmen harga ini memang cukup menarik, terutama karena Realme memang seringkali memberikan value lebih yang membuatnya sering dianggap sebagai mid range killer. Penggunaan chipset Snapdragon pada Realme C17 juga digadangkan sebagai pembeda utama yang membuatnya istimewa, karena sebelumnya Realme C15 dibekali dengan SoC dari MediaTek.

Realme C17 juga melabeli dirinya dengan slogan “Memori Cadas, Layar Super”. Nah, apakah slogan tersebut memang mencerminkan Realme C17? Ataukah hanya tagline belaka? Ketahui jawabannya pada poin-poin kelebihan dan kekurangan Realme C17 di bawah ini.

Spesifikasi Realme C17

Realme C17

  • Rilis: Oktober, 2020
  • Layar: IPS LCD 6,5 inci
  • Chipset: Qualcomm SM4250 Snapdragon 460 (11 nm)
  • GPU: Adreno 610
  • RAM: 6 GB
  • Memori Internal: 256 GB
  • Memori Eksternal: microSDXC (slot khusus)
  • Kamera Belakang: 13 MP + 8 MP + 2 MP + 2 MP
  • Kamera Depan: 8 MP
  • Baterai: Non-removable Li-Po 5000 mAh

Spesifikasi selengkapnya…

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Kelebihan Realme C17

Di rentang harga Rp2 jutaan, Realme C17 tergolong ponsel yang layak dipilih. Yuk ketahui beberapa kelebihannya di bawah ini!

1. Memori Internal Besar

realme c17 memori internal

Sebuah potongan slogan dari Realme C17 berbunyi “memori cadas”, dan hal ini memang tercermin dari kapasitas memori internal yang besar. Cukup menakjubkan, karena Realme C17 berhasil menjadi segelintir ponsel di Rp2 jutaan yang menghadirkan kapasitas 256 GB pada teknologi UFS 2.1. Di sisi lain, kapasitas penyimpanan ini juga disandingkan dengan RAM berukuran 6 GB LPDDR4X.

Besarnya memori internal ini memungkinkan pengguna untuk menginstal lebih banyak aplikasi pada ponselnya, terlebih karena beberapa porsi dari memori internal sudah terpakai untuk sistem operasi dan beberapa aplikasi bawaan. Jadi ya memang sungguh diapresiasi sekali sih kehadiran kapasitas 256 GB ini.

Nah, selanjutnya, untuk pengguna yang mau menyimpan file berukuran besar seperti mentahan game ataupun koleksi video beresolusi tinggi, tinggal masukkan saja microSDXC pada slot terpisah (hingga kapasitas 256 GB). Ini sungguh menjadi sorotan utama yang digadang-gadangkan Realme C17.

2. 90 Hz Ultra Smooth

realme c17 90 hz

Realme memang punya kebiasaan untuk menyematkan refesh rate 90 Hz pada produk-produknya di segmen harga menengah. Ini terjadi pada Realme 7 dan 7i dan juga pada Realme Narzo. Dan sekarang, Anda pun bisa merasakan layar Realme C17 yang terasa lebih mulus saat berpindah-pindah aplikasi ataupun sekadar melakukan scrolling pada feed Instagram.

Realme C17 tidak hanya unggul dalam segi fitur 90 Hz Ultra Smooth, tapi touch sampling rate-nya juga meningkat jadi 120 Hz. Artinya, pengguna dijamin mampu memberikan input pada layar dengan lebih cepat karena responsivitas layar yang lebih tinggi. Berminat menghancurkan lawan di PUBG Mobile dengan Realme C17?

3. Baterai Super Awet

realme c17 baterai

Ini bukan yang pertama kali Realme menghadirkan baterai besar di produknya. Bahkan, Realme C12 saja disuguhkan dengan baterai berkapasitas 6.000 mAh. Nah, bagaimana dengan Realme C17 sendiri? Sayangnya, perangkat ini sedikit lebih kecil dengan kapasitas 5.000 mAh. Tapi tetap terbilang besar di kelasnya.

Malahan, produk Realme dan OPPO terkenal memiliki fitur peranti lunak yang semakin membuat baterainya bertahan lebih lama. Fitur ini dinamakan Super Power Saving Mode, dan pengguna Realme C17 bisa menjalankan Spotify atau WhatsApp hingga berjam-jam sekalipun sisa baterai tinggal 5% lagi.

Yang lebih menakjubkannya lagi, Realme mengklaim kalau seri C17 ini bisa bertahan selama 34 hari dalam keadaan stand-by alias siaga. Ya, lebih dari sebulan!

4. Fast Charging 18 W

realme c17 fast charging

Pada ponsel yang menghadirkan kapasitas baterai sangat besar, tidak terbayangkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengecasnya hingga penuh. Tapi hal ini tentu berbeda dengan Realme C17, di mana perangkat sudah dibekali dengan kemampuan fast charging 18 W yang membuatnya mampu mencapai angka 100% dengan lebih cepat.

Ditambah lagi, Realme membawa peningkatan ketimbang Realme C15 dari segi port pengecasan, karena Realme C17 sudah menggunakan USB Tipe-C alih-alih microUSB 2.0 pada beberapa generasi pendahulunya.

Kemampuan pengisian daya ini cukup standar di kelas harganya, sehingga cukup wajar Realme C17 menghadirkan fast charging ini. Dari video pengujian yang dilakukan oleh whatmobile, Realme C17 ternyata mampu dicas sampai penuh dalam waktu 3 jam.

Mungkin masih terasa cukup lama, tapi mengingat segmen harganya yang berada di rentang Rp2 jutaan, durasi ini masih terbilang wajar. Oh iya, Realme C17 juga punya fitur reverse charging untuk mengecas perangkat lain, lho!

5. Quad Camera

realme c17 quad camera

Karena ini merupakan ponsel Realme di rentang harga Rp2 juta, tentu Realme C17 juga menghadirkan kombinasi empat kamera untuk menunjang kebutuhan fotografi harian. Kamera-kamera ini disusun ke dalam modul persegi panjang yang disimpan di pojok kiri atas bodi belakang, terdiri atas lensa utama berkekuatan 13 MP f/2.2 dengan ukuran sensor 1/3 inci.

Ketiga lensa lainnya adalah kamera ultra wide-angie 8 MP yang memiliki sudut keluasan 119 derajat, kamera monokrom 2 MP f/2.4, dan terakhir adalah lensa retro 2 MP f/2.4.

Fitur-fitur fotografi yang bisa didapatkan meliputi mode HDR, pendeteksian wajah, Chroma Boost, pengaturan ISO, phase detection autofocus alias PDAF, pendeteksian adegan, dan masih banyak lagi.

6. Desain Kamera Punch Hole

realme c17 punch hole

Walaupun Realme C17 dianggap sebagai penerus dari generasi seri C, rupanya perangkat ini memiliki desain bodi yang lebih menyerupai Realme 7 dan Realme 7i.

Hal ini terlihat dari bentukkan lensa selfie yang sudah merupakan in-display atau biasa disebut punch-hole. Ya, Realme C17 tidak seperti Realme C15 ataupun Realme C12 yang masih menyuguhkan tampilan waterdrop notch.

Peningkatan ini tidak hanya pada bagian depan, melainkan belakangnya juga. Modul kamera pada Realme C17 lebih dibuat mirip seperti ponsel flagship – tidak lagi berbentuk persegi, melainkan persegi panjang.

Ini cukup layak dianggap sebuah terobosan bagi seri Realme C. Mudah-mudahan, ke depannya Realme akan terus menempel pada desain bodi seperti ini untuk seri C selanjutnya, karena yang ini terlihat lebih kekinian. Dan, desain ini membuat layarnya sanggup menghadirkan rasio bodi ke layar yang besar.

7. Speaker dan Port yang Aman dari Hujan

realme c17 port speaker kokoh anti percikan

Untuk menjaga ponsel dari kerusakan akibat air, beberapa HP flagship sudah dibekali dengan sertifikasi IP rating. Bagaimana dengan smartphone sekelas Realme C17? Perangkat yang satu ini rupanya dilengkapi dengan port pengecasan dan speaker yang terlindungi dari percikan atau cipratan air.

Kendati bukan IP rating, hal ini membuatnya cukup awet sekalipun digunakan saat sedang kehujanan. Realme C17 juga telah melalui tahap quality control yang cukup ketat, melalui pengetesan jatuh 28.000 kali, tes tombol Power sebanyak 200.000 kali, dan sebagainya.

Jadi, Realme C17 terbilang memiliki ketahanan tombol dan bodi yang tidak mudah rusak. Tapi, usahakan tetap hati-hati ya dalam penggunaannya!

Kekurangan Realme C17

Terlepas dari berbagai kelebihannya, rupanya Realme C17 memang tidak dapat melepaskan stigma entry level dari namanya. Berikut adalah beberapa kekurangan yang dimiliki Realme C17.

1. Layar Belum Full HD Plus

realme c17 layar hd plus

Rupanya walau menawarkan laju penyegaran 90 Hz, layar yang dimiliki Realme C17 hanya menampilkan resolusi HD Plus saja alias 720 x 1600 piksel. Di balik itu, ukuran bentang layarnya masih terbilang oke di angka 6,5 inci, tapi tentunya tidak menawarkan detil setajam ponsel-ponsel lain yang sudah menyuguhkan resolusi Full HD Plus.

Perangkat juga memiliki layar dengan rasio aspek 20:9 pada kerapatan 270 ppi, serta sudah dibekali dengan lapisan pelindung Corning Gorilla Glass 3 yang membuatnya cukup tahan dari goresan dan benturan walau tanpa tempered glass tambahan.

Secara umum layar Realme C17 memang masih cukup enak dilihat, tapi dengan harga yang ditawarkannya, Anda sebenarnya sudah bisa mendapatkan beberapa ponsel pesaing yang sudah menghadirkan Full HD Plus.

2. Chipset Kurang Unggul di Kelasnya

realme c17 snapdragon 460

Penggunaan chipset Snapdragon pada ponsel seringkali menjadi daya tarik. Tapi, hal ini juga bergantung pada seri Snapdragon mana yang dipakai. Contohnya seperti Realme C17, walau sudah dihadirkan dengan SoC besutan Qualcomm ini, tapi yang mengotakinya hanyalah Snapdragon 460.

Ya, Snapdragon 460 ini memang terbilang baru saat HP ini dirilis. Ditambah lagi, Snapdragon 460 merupakan satu-satunya anggota dari seri SD 400 yang bisa mengungguli beberapa varian dari seri Snapdragon 600 (contohnya seperti Snapdragon 622).

Tapi yang perlu Anda ketahui, sebenarnya Snapdragon 460 ini terbilang kurang unggul untuk HP di pasar harga Rp2 jutaan. Bagaimanapun juga Snapdragon seri 400 memang ditujukan untuk ponsel dengan harga murah.

Nah, bagaimana dengan performa sesungguhnya saat bermain game berat? Saat dipakai untuk bermain PUBG Mobile, pengaturan grafis Smooth akan menampilkan opsi High pada frame rate.

Sedangkan pada pengaturan grafis Balanced, opsi paling mentok untuk frame rate-nya adalah Medium. Sebuah video gameplay yang diunggah whatmobile memperlihatkan sesi permainan yang berjalan cukup lancar walau pergerakannya terlihat sedikit patah-patah.

3. Hasil Foto Malam Hari Kurang Bagus

realme c17 pemotretan malam hari

Fitur mode malam rasanya sudah menjadi wajib dihadirkan pada semua HP. Tidak hanya pada ponsel berharga high end saja, melainkan juga untuk ponsel entry level seperti Realme C17. Perangkat Realme ini tentu juga memiliki mode Super Nightscape untuk menghasilkan kualitas foto lebih cerah dalam kondisi malam hari.

Tapi sayangnya, fitur mode malam ini terasa kurang bagus. Terkadang ada beberapa spot yang terlihat berdistorsi, seolah ada efek “pecah” dengan rona kemerahan. Anda bisa melihatnya pada sampel berikut ini.

hasil fotografi realme c17 malam hari

*sumber: https://www.youtube.com/watch?v=7o1R88zWWac (PhoneWorld)

hasil fotografi realme c17 super nightscape

* sumber: www.review1st.com

Kendati demikian, kejelasan detil yang dimuat pada beberapa hasil foto malam harinya cukup layak diapresiasi. Memang terlihat sedikit agak kemerahan di bagian yang gelapnya. Tapi jika Anda tidak butuh kualitas yang sempurna, Realme C17 masih cukup layak untuk mengambil foto malam hari di kelas harganya.

Simpulan

Jadi, rupanya slogan “Memori Cadas, Layar Super” yang melekat pada nama Realme C17 memang benar. Kapan lagi Anda bisa merasakan refresh rate 90 Hz pada ponsel semurah ini? Ditambah lagi, memori internal sebesar 256 GB miliknya sungguh menjadikan Realme C17 sebagai salah satu HP termurah yang memori internalnya paling besar.

Dan ternyata kelebihannya tidak berhenti di situ. Ada baterai sebesar 5.000 mAh yang sungguh layak menemani keseharian Anda dalam waktu yang lama, walau sebenarnya baterai berkapasitas ini memang bukan yang pertama di seri Realme C.

Kendati demikian, Realme C17 nyatanya masih kalah saing pada resolusi layar yang masih HD Plus saja. Ini sungguh tidak sesuai dengan rentang harga Rp2 jutaan di mana kebanyakan HP sudah umum menggunakan layar Full HD Plus.

Itu tadi adalah pembahasan mengenai kelebihan dan kekurangan Realme C17. Jika Anda tertarik, HP ini bisa Anda bawa pulang seharga Rp2.699.000,- (harga rilis). Anda pun bisa membelinya melalui link ini.

Di Carisinyal, Anda juga bisa mendapatkan informasi mengenai HP Realme terbaru. Dan kalau Anda ingin mencari HP lainnya di rentang harga yang sama, kunjungi artikel HP terbaik seharga Rp2 jutaan.